Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Melukis Senyum Untukmu
UMUR UNTUK MEMBACA 16+
See_Tea
Romance
ABSTRAK
Kayonna adalah dokter bedah termuda yang terpaksa tinggal di kediaman keluarga Suganda sejak usianya lima tahun. Ini karena kebakaran yang disangkakan kepadanya. Sakit hati merasa dibuang, Kayonna melupakan sosok keluarganya.
Saga, cucu tertua Suganda, dipaksa pulang untuk menjalankan perusahaan karena sang ayah sering bepergian. Saga pulang dengan membawa penyesalan dan malu menghadapi Kayonna. Ia benci dengan keputusan kakeknya membawa Kayonna masuk sebagai penebusan.
Saga yang diam-diam menyukai Kayonna, mencoba untuk menarik perhatian gadis itu, berharap gadis itu memaafkannya untuk banyak alasan. Kayonna sendiri sudah menjadi sosok yang sangat dingin. Ia sudah tidak percaya lagi akan kasih juga sayang.
Suatu hari ibu Saga melakukan percobaan bunuh diri. Sebuah rahasia kemudian dibongkar terkait kebakaran di masa lalu. Ibunya Saga menunjuk siapa yang paling bersalah dan itu membuat semua orang yang terkait mendapatkan guncangan, termasuk Saga dan Kayonna.
Kenyataan itu telah membuat semua orang semakin menderita.