Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
KUHADAPI DUNIA BERSAMAMU
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
wannabevisioner
Romance
ABSTRAK
Starla panik, sontak dia buru-buru menghampiri dan memeriksa kondisi box tersebut
"Pak, kalau jalan lihat-lihat dong, kalau box saya rusak dan makanannya juga berantakan gimana?"
tanpa rasa takut, Starla menegur pria yang menabrak boxnya itu, namun yang ditegur malah diam saja dan menatapnya tajam tanpa rasa bersalah membuat Starla yang tadinya berani seketika nyalinya ciut...
"Maaf mbak, bos saya tidak sengaja, apa ada masalah dengan boxnya? ini kartu nama saya silakan dihubungi untuk kompensasi"
"tapi kan bukan salah anda, yang minta maaf seharusnya bos anda"
Tanpa mempedulikan Starla, pria yang menabrak box tadi melangkah pergi dengan angkuh
"Sekali lagi maafkan bos saya mbak, ini kartu nama saya, permisi saya buru-buru"
Pria itu segera menyusul bosnya setelah memberikan kartu namanya pada Starla...
"Huhft! dasar bos egois, manja, angkuh, masa semua harus diberesin sama bawahannya, amit-amit deh punya bos kayak gitu"
Starla meremas kartu nama itu lalu membuangnya tanpa dilihat sedikitpun, lalu dengan hati-hati Starla memeriksa box makanannya, untungnya semuanya masih dalam kondisi yang utuh
"untung aja nggak ada lecet, hampir aku minta kompensasi biar bangkrut sekalian, dasar menjengkelkan, udah kelihatan banget sih tadi pas di lift, jangan sampai ketemu lagi deh!"