Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Air mata Nisa (Indonesia)
UMUR UNTUK MEMBACA 4+
cadanloesie
Romance
ABSTRAK
Note : MENGANDUNG UNSUR DEWASA.
Demi membalas budi keluarga sang Paman, Nisa menerima tawaran Paman Ahmad untuk bekerja di Jakarta. Tapi siapa sangka pekerjaan yang ditawarkan ternyata tak sesuai dengan kenyataan. Paman Ahmad justru menjualnya pada seorang mucikari yang mengharuskannya bekerja sebagai wanita penghibur di sebuah klub malam. Hingga takdir mempertemukannya dengan Adit, laki-laki yang telah merenggut kesuciannya dan menolongnya keluar dari tempat terkutuk itu.
Adit yang merasa tertantang mendengar ucapan sahabatnya menerima tawaran seorang mucikari untuk menghabiskan malam bersama salah satu wanita penghibur di sebuah klub malam. Tak disangka pertemuannya dengan Nisa membuat ia lepas kendali dan melanggar prinsip yang telah lama dibuatnya. Hingga sebuah keputusan paling gila di dalam hidupnya dilakukan Adit agar bisa terus bersama Nisa.
Bagaimanakah kehidupan Nisa setelah keluar dari klub malam? Akankah ia menuruti permintaan Adit yang ingin menikahinya? Dapatkah ia menemukan kebahagiaan dalam hidupnya atau justru penderitaan yang akan selalu diterimanya? Apapun itu Nisa berusaha menjalani takdirnya dengan ikhlas walaupun air mata tak pernah lepas mengiringi perjalanan hidupnya.
Cover by Canva