Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Aku Harus Berjalan Sendiri
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Eka Adit setiawan
Realistic Urban
ABSTRAK
Aku Harus Berjalan Sendiri adalah kisah nyata tentang seorang anak yang tumbuh di sebuah desa terpencil, jauh dari kehidupan keluarga yang lengkap.Sejak kecil, aku hidup bersama kakek dan nenek. Saat itu aku bahkan mengira merekalah orang tuaku. Aku belum memahami mengapa ibu tidak tinggal bersamaku, mengapa ia menikah lagi, dan siapa sebenarnya ayah kandungku.Semuanya perlahan mulai kusadari ketika aku duduk di kelas 1 SD.Namun masa kecil hanyalah awal.Ketika memasuki SMP, kehidupan kembali menunjukkan sisi yang tidak pernah kubayangkan. Kakek dan nenek yang selama ini menjadi rumah bagiku akhirnya meninggal dunia.Aku yang masih terlalu muda harus belajar menghadapi kehidupan.Aku harus makan sendiri.Aku harus memasak sendiri.Aku harus memikirkan bagaimana caranya bertahan.Dari seorang anak sekolah, aku perlahan dipaksa memahami kerasnya kehidupan. Aku mencoba berbagai cara untuk mendapatkan uang dan bertahan hidup. Ada keputusan yang benar, ada pula keputusan yang salah. Ada keberhasilan kecil, tetapi jauh lebih banyak kegagalan.Perjalananku tidak berhenti setelah masa sekolah.Aku tumbuh, bekerja, mencoba berbagai jalan, mengejar harapan, lalu kembali jatuh. Berkali-kali aku merasa sudah menemukan jalan keluar, tetapi keadaan kembali memaksaku memulai dari awal.Ini bukan kisah tentang seseorang yang selalu kuat.Ini adalah kisah tentang seseorang yang berkali-kali gagal, kehilangan, kecewa, dan hampir menyerah—tetapi tetap mencoba berdiri.Aku tidak tahu berapa panjang perjalanan ini.Aku juga tidak tahu di mana akhirnya.Yang aku tahu, selama masih ada jalan di depan mata, aku akan terus melangkah.Karena pada akhirnya aku menyadari satu hal:Tidak semua perjalanan harus ditemani.Ada kalanya aku memang harus berjalan sendiri.