Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Story of Elleina Han
UMUR UNTUK MEMBACA 12+
Julls Sailenndra
Romance
ABSTRAK
“Kita tidak bisa bersama." _Elleina Han (30)
Bagi Abimana prioritas hidupnya adalah karier dan nama baik Kertaradjasa. Dia merasa hidupnya baik-baik saja. Termasuk ikatan pernikahannya dengan Elleina. Paling tidak sampai wanita yang dinikahinya menuturkan perpisahan.
Elleina merasa hidupnya di Jerman baik-baik saja. Mencoba menjalani hari demi hari sendirian sejak orangtuanya meninggal dalam tragedi tenggelamnya kapal. Hingga takdir membawanya kembali ke Indonesia, tanah kelahiran sang ayah, dengan status baru sebagai istri. Hidupnya bak boneka yang dipajang dengan citra baik untuk menjaga nama keluarga besar Kertaradjasa. Bersama Abimana, dia tak bisa memastikan hidupnya sendiri untuk baik-baik saja.
Wanita yang memiliki keturunan Korea-China dari sang ibu itu merasa begitu dipermainkan saat mengetahui rahasia yang disembunyikan Abi.
Kehidupan pernikahan ini, kemana kiranya akan berlayar? Saat dua orang yang terikat saling abai, hidup sendiri-sendiri meski dalam atap yang sama, rumah tangga. Keduanya yang tak mempercayai cinta dan menjadikan komitmen sebagai pegangan dalam pernikahan, akankah bisa bertahan atau justru kalah dan kandas dalam bahtera bernama rumah tangga?
"Saat mengikatmu menjadi istri, itu berarti selamanya."_Abimana Gangga Kertaradjasa (33).