Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Jatah Malam Untuk Mbak Sari
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
MyNess
NewAdult
ABSTRAK
D3WASA 21+ YAAA. JAUH2 YANG MASIH KICIL.
Bagi Danu, pulang ke kampung halaman setelah berjuang kuliah paruh waktu di kota besar adalah momen untuk melepas penat. Danu mengira rumah tua peninggalan orang tuanya akan sesunyi dulu, hanya dihuni oleh Parji, abang kandungnya yang kaku dan pekerja keras. Namun, begitu kakinya melangkah melewati pintu, runtuh sudah seluruh isi kepala Danu. Di ruang tengah, berdiri seorang wanita muda yang teramat cantik dengan daster rumahan yang ketat, mencetak jelas lekuk tubuhnya yang seksi, sintal, dan semok. Di teras depan, sebuah papan nama kecil bertuliskan: Praktek Bidan Sari. Danu sama sekali tidak pernah tahu kalau abangnya yang usianya terpaut jauh dan bermodal fisik loyo itu berhasil menikahi seorang bidan desa yang kini menjadi idola dan fantasi liar seluruh lelaki di kampung. Lebih dari itu, Sari baru saja melahirkan anak pertama mereka. Sebagai mahasiswa kota yang cerdas dan berwawasan, Danu tidak buta. Di bawah atap rumah tua yang sekat kamarnya hanya triplek tipis, Danu bisa membaca situasi dengan cepat. Ia sering mendengar helaan napas frustrasi Sari di malam hari ketika Parji langsung mendengkur kelelahan. Abangnya terlalu payah dalam urusan ranjang, meninggalkan sang bidan seksi dalam dahaga biologis yang menyiksa. Umpan pun mulai ditebar. Sari yang kesepian sengaja melempar kode-kode halus lewat tatapan mata yang layu dan sentuhan tak sengaja saat meminta bantuan Danu mengurus sang bayi. Darah muda Danu berdesir hebat, pesona jantan dan berbahayanya justru tertantang untuk menyambut permainan itu. Saat malam tiba dan Parji harus pergi lembur menembus pekatnya kampung, rumah itu hanya menyisakan mereka berdua dalam keheningan yang membara. Sekali Danu memasang jebakan jantannya, sang bidan cantik langsung lunglai tak berdaya, menyerahkan seluruh hak yang tak pernah ia dapatkan dari suaminya kepada sang adik ipar. Di dalam kamar yang remang, hubungan terlarang ini menjelma menjadi candu panas yang siap membakar habis akal sehat mereka.