Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
SE(X) PAYLATER
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Heeyya
Romance
ABSTRAK
Get her now. Pay later. Love was never included in the installment plan.
Bagaimana rasanya dibayar Rp2.400.000.000 untuk memiliki seseorang selama setahun penuh—tapi tidak pernah benar-benar berani menyentuhnya?
Sandra Maheswari terbiasa dianggap barang. Setiap laki-laki yang menyewanya selalu punya satu tujuan yang sama. Tapi kalau begitu, kenapa Wawan, pria yang membayar kontraknya paling mahal, justru satu-satunya yang menolak melakukan hal yang sudah dia bayar untuk dapatkan?
Apakah dia benar-benar tidak menginginkannya? Atau justru sebaliknya—dan menahan diri adalah caranya membuktikan sesuatu yang tidak bisa dibeli uang sekali pun?
Cicilan bisa menunda pembayaran. Tapi bisakah cicilan juga menunda hati dari jatuh cinta? Dan kalau cinta ternyata tumbuh di tengah kontrak yang seharusnya Cuma soal transaksi, apa yang terjadi kalau salah satu dari mereka gagal bayar?
Ketika bisnis Wawan di ambang kehancuran dan kontrak Sandra terancam direbut paksa oleh orang lain, pertanyaan terbesarnya bukan lagi soal siapa yang sanggup membayar lebih mahal—tapi siapa yang bersedia kehilangan segalanya demi mempertahankan seseorang yang bahkan tidak pernah tercantum sebagai “milik” dalam kontrak.