Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Luka Yang Menyamar : dari mistis hingga meja operasi
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Valintiana
Paranormal Urban
ABSTRAK
Namaku Raina Kirana, aku hanya gadis biasa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta. Kebiasaanku sehari-hari teratur mengikuti irama jadwal kuliah di Universitas Sains dan Budaya Nusantara. Rajin atau santai, semuanya bergantung pada jam berapa perkuliahan dimulai. Jika harus ke kampus pagi, aku bangun subuh, merapikan diri, bersiap berangkat dengan semangat. Kalau jadwal masuk siang, aku bisa bernapas lega, bangun agak siang lebih santai, menyesuaikan waktu istirahat agar tenaga terjaga. Jarak kampus dari desaku sekitar empat jam, jalan yang dilalui berliku di sepanjang jalan ada Penanjakan dan penurunan. Tebingnya curam, apalagi saat musim hujan jalannya pasti licin dan berkabut. Medan yang kurang bersahabat ini serta waktu tempuh yang sangat lama, sehingga aku memutuskan untuk mencari tempat tinggal di area dekat kampus. Kehidupanku sama seperti remaja pada umumnya. Aku punya pacar, punya teman kuliah yang baik, punya hubungan sosial yang baik dengan warga sekitar, Aku aktif bersosial media. Aku cukup gaul, sering keluar nongkrong bersama teman-teman sekelas sepulang dari kampus. Namun, kehidupan yang baik-baik saja ini berubah menjadi hal yang buruk terasa seperti mimpi namun ini terlalu nyata. Awalnya aku berpikir akan menjadi cacat tetapi semesta masih berpihak kepadaku.