Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Too Late For Regret, Doctor
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Mommy Ghina
Romance
ABSTRAK
Satu malam kesalahan di usia delapan belas tahun merenggut seluruh masa depan Rosdiana. Karena cinta naifnya pada dr. Aldi Djuhardian—putra majikan ibunya—ia dituduh licik dan dijebak dalam kehinaan. Berbeda status sosial, keluarga kaya itu menolak pernikahan. Hak asuh bayi yang dilahirkannya direbut secara paksa, ditukar dengan uang kompensasi 200 juta rupiah serta pengusiran kejam. Sebelum pergi membawa luka, Rosdiana hanya memohon satu hal pada pria yang dibencinya sekaligus dicintainya itu, "Tolong jangan benci anak kita."
*
Lima tahun berlalu. Rosdiana bertransformasi menjadi wanita mandiri, cerdas, dan anggun yang bekerja sebagai staf keuangan di RS Sentra Andalas, Padang. Ia telah mengubur masa lalunya dan menata kembali puing-puing hidupnya.
*
Namun, takdir memainkan komedi yang kejam. Pemilik rumah sakit baru itu tak lain adalah dr. Aldi Djuhardian. Pria itu datang memboyong istrinya yang cantik berkelas, serta seorang anak laki-laki berusia empat tahun bernama Ellio—buah hati kandung Rosdiana yang kini menganggap wanita lain sebagai ibunya.*Saat naluri keibuan Rosdiana memberontak ingin memeluk darah dagingnya, dr. Aldi justru hadir membawa ancaman dingin, "Jangan pernah berani mendekati Ellio. Saya harus menjaga perasaan istri saya."
*
Rosdiana hanya bisa tersenyum pahit. Ia bukan lagi gadis polos yang mengemis cinta sang anak majikan. Namun, di saat Rosdiana mulai membuka hati untuk pria lain dan berdiri tegak dengan harga dirinya, mengapa ada rasa cemburu dan penyesalan yang membakar d**a sang dokter?