Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Gairah Terlarang Don Moretti
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Miss Purple
Romance
ABSTRAK
Warning ❗️18+"Di balik mewahnya satin, tersembunyi dendam yang jauh lebih tajam dari sebutir peluru."Bagi Odelia, pesta dansa di mansion keluarga mencolok itu bukanlah perayaan, melainkan sebuah medan perang. Menggunakan gaun yang mempesona ia melangkah dengan keanggunan seorang Ratu, meski jemarinya bergetar menyembunyikan pistol di balik lipatan kain. Dia tidak datang untuk berdansa, ia datang untuk menuntut balas atas pengkhianatan yang menghancurkan hidupnya.Namun, sebelum pelatuk sempat di tarik, sepasang lengan kokoh mengunci gerakannya. Saga, pria dengan tatapan sedingin es dan reputasi yang lebih gelap dari malam, memeluknya dari samping. Saga bukan hanya sekedar tamu, ia adalah pria yang seharusnya Odelia benci, namun juga satu-satunya orang yang tahu bahwa tangan Odelia kini telah ternoda darah.Di tengah denting gelas sampanye dan musik klasik yang megah, Saga berbisik tepat di telinganya."Jangan kotori guan cantikmu sendirian, Odelia. Biarkan aku yang menarik pelatuknya untukmu- atau kau yang akan menjadi targetku selanjutnya?"