Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
Gadis shift malam yang mereka usir
UMUR UNTUK MEMBACA 12+
K_raya
Romance
ABSTRAK
Baik. Aku sesuaikan jumlahnya menjadi 200 ribu rupiah dan aku pertegas emosinya 🤍⸻SinopsisNara Putri Ayuni kehilangan ayahnya karena penyakit jantung saat berusia 12 tahun.Sejak hari itu, hidupnya bukan lagi tentang mimpi — tetapi tentang bertahan.Ibunya berkeliling kampung menjual gorengan. Panas, hujan, kaki pegal, semua dilalui agar dapur tetap menyala. Nara tumbuh lebih cepat dari usianya, menjaga adik-adiknya sambil memendam rasa rindu pada masa kecil yang tidak pernah benar-benar ia miliki.Saat lulus SMA di usia 18 tahun, ibunya tak lagi kuat berjualan.Dan tanpa banyak pilihan, Nara merantau ke Jakarta.Ia bekerja sebagai kasir minimarket 24 jam.Shift malam menjadi rutinitas. Dimarahi pelanggan, berdiri berjam-jam, makan mie instan di gudang toko saat orang lain tertidur — semua ia jalani demi satu hal: keluarganya tetap makan.Sampai suatu malam, uang kasirnya kurang dua ratus ribu rupiah.Angka yang bagi orang lain mungkin kecil.Bagi Nara, itu setengah kiriman bulanan untuk rumah.Tidak ada yang membentaknya.Tidak ada yang membelanya.Hanya tatapan yang membuatnya terasa seperti pencuri.Ia tidak mampu mengganti uang itu.Nara dipecat hari itu juga.Seragam yang dijahit ibunya harus ia lepaskan.Bukan hanya kehilangan pekerjaan — ia kehilangan harga diri.Kabar menyebar. Tetangga berbisik.Yang paling menyakitkan, bahkan ibunya hanya bisa diam, bingung harus percaya pada siapa.Tanpa pekerjaan. Tanpa tabungan. Tanpa nama baik.Untuk pertama kalinya, Nara merasa benar-benar tidak berguna.Namun di titik itulah, ia mencoba sesuatu yang belum pernah ia lakukan: membangun usaha kecil dari dapur kontrakan sempitnya.Ia gagal.Produknya tidak laku.Ia pernah ditipu.Ia hampir menyerah.Tetapi dari satu pesanan kecil, dari satu pelanggan yang melihatnya bukan sebagai beban, hidupnya perlahan bergerak.Tahun demi tahun berlalu.Hingga suatu hari, sebuah permintaan datang dari tempat yang dulu menjatuhkannya: minimarket yang pernah memecatnya ingin menjual produknya.Nara kembali ke sana.Bukan sebagai kasir.Bukan sebagai tersangka.Tetapi sebagai pemasok.Di depan meja kasir yang dulu membuatnya gemetar, ia akhirnya mengerti:Ia tidak pernah benar-benar diusir.Ia hanya sedang dipaksa keluar… agar belajar berdiri dengan kakinya sendiri. 🌙