Innovel - Ikrar Dibalik Gerbang Pesantren
close button

Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.

Ikrar Dibalik Gerbang Pesantren
book-rating-imgUMUR UNTUK MEMBACA 16+
Tia Nova
Romance
ABSTRAK
Cerita berpusat pada kisah cinta dan perjuangan hidup Rayyan, seorang ustadz muda yang berwibawa, dan Arumi, istrinya yang lembut, sabar serta penuh keimanan. Awalnya, mereka harus menghadapi berbagai ujian berat: difitnah, diancam, dan Arumi juga mengidap masalah kesehatan yang membuat harapan memiliki keturunan sempat terasa jauh. Namun berkat kesabaran, keikhlasan, serta cinta yang dibangun semata karena Allah, mereka berhasil melewati semuanya, bahkan menjadikan setiap cobaan sebagai penguat ikatan hati dan keimanan mereka. Setelah masa sulit berlalu, kehidupan mereka memasuki fase penuh kedamaian dan kebahagiaan. Hari-hari diisi dengan ibadah, dakwah, serta momen manis yang tak pernah putus, namun ujian tetap datang dengan bentuk yang berbeda: silih bergantinya kabar duka, kehilangan teman-teman seangkatan yang sudah mendahului mereka menuju rahmatullah. Kehilangan itu tidak membuat mereka larut dalam kesedihan, justru mengingatkan untuk lebih menghargai waktu, memperbanyak bekal, dan mempererat tali persaudaraan. Kerinduan akan masa lalu dan teman-teman lama akhirnya terbayar lunas ketika mereka berhasil mengadakan reuni di pesantren Darul Ilmi—tempat mereka tumbuh, menuntut ilmu, dan tempat cinta mereka bersemi. Pertemuan penuh haru, tawa, dan doa itu semakin memperkuat tekad mereka untuk mewujudkan janji lain: menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Melalui setiap langkah kehidupan, mulai dari suka, duka, perpisahan hingga pertemuan, pasangan ini selalu berjalan berdampingan, saling menguatkan. Rencana hidup mereka pun berjalan sesuai takdir yang indah: setelah kembali dari pesantren, mereka semakin giat berdoa dan berusaha, hingga akhirnya di titik yang sudah ditentukan Allah, Arumi hamil untuk pertama kalinya. Namun kebahagiaan itu kembali diuji dengan kecelakaan yang menyebabkan keguguran, menjatuhkan mereka dalam kesedihan yang mendalam. Namun seperti biasa, iman dan cinta mereka tak pernah pudar. Segera setelah itu, mereka mewujudkan janji pergi ke Mekah dan Madinah, berdiri di hadapan Ka’bah, mencurahkan segala harapan dan permohonan. Doa mereka pun terkabul: tak lama kembali dari Tanah Suci, Arumi hamil kembali, dan kali ini diberi kelancaran hingga melahirkan buah hati yang menjadi penyejuk hati dan pelengkap kebahagiaan mereka. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap ujian adalah proses pemurnian, setiap perpisahan adalah pertemuan yang lebih indah, dan segala doa serta usaha yang dijalani dengan ikhlas, pasti akan Allah jawab pada waktu dan cara yang paling tepat.

Perpustakaan

Temukan

search

Saya