Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
AKU MATE YANG BISA MEMBUNUHNYA
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Tasneem Cottle
Romance
ABSTRAK
AKU MATE YANG BISA MEMBUNUHNYA
Kael Ashveil hanya perlu menyentuh tangannya sekali—dan tubuhnya nyaris mati di tempat.
Luna tidak tahu kenapa. Dia hanya perempuan buangan yang dipaksa berdiri dalam barisan malam itu, tanpa pilihan, tanpa harapan. Tapi begitu mata Kael menemukannya, serigalanya berhenti bernapas seolah baru saja bertemu takdirnya sendiri—dan kematiannya sekaligus.
Ikatan mate seharusnya menyatukan mereka. Bukan menghancurkan salah satu dari mereka. Setiap kali Kael mendekat, sesuatu di dalam dirinya berteriak untuk pergi—dan sesuatu yang lain memaksanya bertahan. Para tetua menyebut perempuan sepertinya Mate Kematian. Mereka ingin Luna mati sebelum fajar.
Kael memilih melindunginya, meski melindungi Luna berarti melawan ayahnya sendiri, pack-nya sendiri, bahkan serigala di dalam dirinya yang mulai berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi dia kenali.
Tapi Luna bukan sekadar mate yang berbahaya. Ada sesuatu yang lebih tua tersembunyi di balik namanya—sesuatu yang membuat makhluk-makhluk dari masa lalu mulai bergerak mencarinya. Dan ketika seorang Alpha lain muncul—seseorang yang ternyata mampu berdiri di dekat Luna tanpa takut hancur—Kael mungkin akhirnya menghadapi satu-satunya ancaman yang tidak bisa dia lawan dengan kekuatan.
Setiap detik yang mereka habiskan bersama membawa Kael lebih dekat pada kehancuran, dan Luna lebih dekat pada kebenaran tentang siapa dirinya sebenarnya.
Mereka tidak bisa saling menjauh.
Mereka mungkin juga tidak akan pernah bisa saling bertahan.