Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
OBSESI SANG JAKSA
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
BacaRasa
Suspense/Thriller
ABSTRAK
Adrian (38 tahun) memiliki segalanya: karier cemerlang sebagai jaksa penuntut umum dan pernikahan yang tampak sempurna dengan putri seorang politikus berpengaruh. Namun, di balik dinding kaca kehidupannya yang mapan, Adrian merasakan kehampaan yang mencekik. Pernikahannya dingin, dan dunianya dipenuhi oleh kepalsuan kelas atas.
Semua berubah ketika sebuah kasus pembunuhan berantai misterius mendarat di mejanya. Di pusat pusaran kasus tersebut, ada Elena (23 tahun), seorang pianis muda berbakat yang menjadi saksi kunci sekaligus tersangka utama. Elena tidak seperti tersangka lain; dia tenang, manipulatif, dan memiliki tatapan mata yang mampu membaca sisi gelap Adrian yang paling dalam.
Pertemuan demi pertemuan di ruang interogasi yang sempit berubah menjadi permainan psikologis kucing-dan-tikus yang intim dan berbahaya. Terjebak di antara kewajiban menegakkan hukum, ancaman kehancuran rumah tangga, dan ketertarikan yang tidak semestinya, Adrian mulai kehilangan kendali atas warasnya. Di ruang remang-remang itu, batas antara keadilan, dosa, dan hasrat yang terlarang perlahan-lahan mengabur. Siapakah yang sebenarnya memegang kendali? Dan seberapa jauh sang jaksa akan melangkah demi memuaskan obsesinya?