Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Tambahkan Innovel ke halaman utama untuk menikmati novel terbaik.
Pembaca tercinta, kami akan menggunakan izin cookie yang sesuai untuk memastikan situs web kami beroperasi dengan normal agar dapat memberi konten khusus yang lebih cocok untuk Anda dan juga memastikan Anda mendapatkan pengalaman membaca terbaik. Jika ada yang sesuai, Anda dapat mengubah izin Anda pada entri pengaturan Cookie di bawah ini.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Pengaturan cookies anda
Pengaturan cookies ketatSelalu aktif
The Villainess Who Remembered Her Death
UMUR UNTUK MEMBACA 18+
Fahmi Oktavian
Romance
ABSTRAK
Lima tahun sebelum kematiannya, Seraphina Valemont membuka mata dan menyadari bahwa dirinya telah kembali ke masa lalu.
Di kehidupan pertamanya, Seraphina adalah wanita yang paling dibenci di Kerajaan Valeria.
Putri seorang Duke. Tunangan Crown Prince Adrian Ardent. Seorang bangsawan yang pernah memiliki segalanya.
Namun semuanya hancur ketika Crown Princess Celestia ditemukan tewas.
Bukti-bukti menunjuk kepada Seraphina.
Keluarganya meninggalkannya. Para bangsawan mengutuk namanya. Seluruh kerajaan menginginkan kematiannya.
Dan pria yang paling ia cintai...
Adrian sendiri yang menjatuhkan hukuman mati kepadanya.
Seraphina mati dengan satu keyakinan: Adrian telah mengkhianatinya.
Namun ketika ia membuka mata kembali, ia mendapati dirinya berada lima tahun sebelum hari eksekusinya.
Kali ini, Seraphina tidak akan menjadi korban.
Ia akan menyelamatkan dirinya sendiri.
Ia akan menemukan siapa yang membunuh Celestia.
Dan sebelum waktunya habis, ia akan membongkar konspirasi yang menghancurkan hidupnya.
Tetapi ada sesuatu yang tidak pernah ia duga.
Beberapa kejadian di masa lalu mulai berubah.
Orang-orang yang seharusnya mati masih hidup.
Musuh yang seharusnya belum mengetahui rencananya mulai bergerak.
Dan Adrian...
Adrian mulai bertingkah seolah-olah dia juga mengingat sesuatu.
Ketika Seraphina akhirnya bertanya kepadanya apa yang sebenarnya terjadi pada kehidupan pertama mereka, sang Crown Prince hanya menatapnya dan berkata—
"Kau bukan satu-satunya orang yang kembali."
Untuk menyelamatkan hidupnya, Seraphina harus menemukan kebenaran.
Tetapi semakin dekat ia dengan kebenaran, semakin ia menyadari bahwa ingatannya sendiri mungkin bukan miliknya.
Karena seseorang telah mengubah masa lalu.
Dan orang yang paling ia percaya mungkin menyimpan rahasia terbesar dari semuanya.